8 Cara Melatih Otak Kanan
Posted on Sabtu, 16 Juni 2012
|
No Comments

Pernahkah
kita (bahkan sering) tidak percaya diri bahwa kita KREATIF? Itu hanyalah
anggapan yang justru menenggelamkan kepercayaan diri kita untuk bertindak
kreatif! Berpikir dan bertindak kreatif adalah suatu upaya untuk
menggunakan otak kanan (hemispher otak sebelah kanan) secara lebih aktif.
Selama ini, kebanyakan orang hanya menggunakan otak kiri-nya yang berkaitan
dengan bahasa, logika, dan simbol simbol dan diarahkan pada pemikiran linear
dan vertical (dari satu kesimpulan logis ke kesimpulan logis lainnya).
Secara lebih seimbang, otak kanan yang berkaitan dengan fungsi-fungsi
emosi, intuitif, dan spasial serta bekerja berdasarkan kaleidoskop dan berpikir
lateral (mempertimbangkan masalah dari semua sisi dan sampai pada hal yang
berbeda) merupakan bagian otak yang berperan penting dalam kreatifitas.
Otak kanan akan menghasilkan pemikiran-pemikiran yang tidak konvensional, tidak sistematis, dan tidak terstruktur. Hal ini tidak berarti hasil pemikiran otak kanan merupakan sesuatu yang sembarangan, namun hasil pemikiran otak kanan berkaitan dengan sesuatu yang baru, yang tidak biasa, dan berbeda dari apa yang ada sebelumnya.
1. Selalu
bertanya; “Apakah ada cara lain..??” “Dengan begitu, otak kita dipacu untuk
mencari alternative-alternatif terbaik!”
2. Menentang
kebiasaan, rutinitas, dan tradisi. “nih dia gan,, wajar aja seorang
entrepreneur pasti punya latar belakang yang tidak biasa dan menentang
tradisi!”
3. Memainkan
permainan - permainan mental, berusaha melihat masalah dari berbagai sudut
pandang. Ayo gan main rubik! Ngelatih otak n emosi banget tuh!”
4. Menyadari
bahwa ada lebih dari 1 jawaban yang benar. “Ini gak boleh dilakukan bagi anak
SMA yang sedang ujian pilihan ganda! Karena hanya; PILIHLAH SATU JAWABAN YANG
BENAR!”
5. Melihat
masalah sebagai batu loncatan untuk menemukan ide-ide baru. “Kalau dapet
masalahnya terlalu banayak dan berat, berarti sedang di Uji sama yang DI ATAS!
Mending segera tobat n banyak berdo’a deh.. hehe”
6. Melihat
kesalahan dan kegagalan sebagai sarana untuk memperoleh keberhasilan. “Jangan
dikit - dikit ngeluuuuuuuuh aja kerjaanya! Gak guna!”
7.
Menghubungkan ide-ide yang tidak berhubungan untuk menemukan solusi yang baru
dan inovatif. “Jangankan menghubungkan ide, ber-ide aja susah.. yang ada juga
copas ide!”
8. Memiliki
“keteramplian helicopter” yaitu melihat dari atas dan menyeluruh terhadap
berbagai hal rutin yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan kemudian
mengambil keputusan yang sesuai dengan masalah yang dihadapi.
Sumber : http://yoga-forever.blogspot.com/2011/08/cara-mudah-melatih-otak-kanan.html