7 Hal Unik Berbau Indonesia di Luar Negeri
Posted on Sabtu, 16 Juni 2012
|
No Comments
1. Kota "Tempe"
di Arizona, USA
Tempe adalah sebuah kota
di Maricopa County, Arizona, Amerika Serikat, dengan populasi penduduk pada
tahun 2008 sebanyak 175.523. Tempe terletak di bagian Timur Lembah Phoenix
Metropolitan Area, dibatasi oleh Phoenix dan Guadalupe di sebelah barat, di utara
Scottsdale, Chandler di selatan, dan Mesa di timur. Tempe adalah lokasi kantor
pusat perusahaan US Airways Group, dan kampus Arizona State University tertua
dan terbesar.
2.
Pemain Bola Bernama Karel "Pitak" di Czech Republic
Karel Piták (lahir 28 Januari
1980) adalah pemain sepak bola asal Republik Ceko dan bermain sebagai pemain
tengah. Dia kini bermain untuk FC Red Bull Salzburg dan tim nasional sepak bola
Republik Ceko
3.
Sungai "Gila" di Arizona, USA
Sungai Gila adalah anak
sungai dari Sungai Colorado, panjangnya 650 mil (1.044 kilometer) terletak di
antara New Mexico dan Arizona.
4.Taman
Indonesia di Parc Paradisio Conservation Park, Brugelette, Belgium
Taman Indonesia pertama
di Eropa ini terletak di Parc Paradisio, Brugelette, Belgia. Kompleks besar
taman Indonesia seluas 5 hektar ini memang langka, unik sekaligus istimewa,
tidak hanya bagi masyarakat Eropa tapi bagi warga Indonesia di Eropa. Di taman
ini ada Puri Agung Shanti Buwana, sebesar ukuran sesungguhnya di Bali, berdiri
di atas sawah bertingkat ala sawah di Ubud.
Selain itu juga dilengkapi dengan replika besar candi Prambanan yang menjulang tinggi, serta bongkahan batu besar berderet ala Gunung Kawi di balik tembok candi.
Di depan gerbang tampak Rumah Toraja, replika candi Borobudur dan di bagian belakang tampak rumah tradisional Nusa Tenggara Timur, berderet melingkari ujung taman. Ini masih diperindah dengan beragam patung, akar pohon tua, dan batang kayu pohon besar, yang telah menjadi fosil dari daerah Banten.
Selain itu juga dilengkapi dengan replika besar candi Prambanan yang menjulang tinggi, serta bongkahan batu besar berderet ala Gunung Kawi di balik tembok candi.
Di depan gerbang tampak Rumah Toraja, replika candi Borobudur dan di bagian belakang tampak rumah tradisional Nusa Tenggara Timur, berderet melingkari ujung taman. Ini masih diperindah dengan beragam patung, akar pohon tua, dan batang kayu pohon besar, yang telah menjadi fosil dari daerah Banten.
5.
Jalan Soekarno dan Jalan Jakarta di Maroko
Pada tanggal 21 April, Belanda tidak
memperingati hari Kartini, seperti di Indonesia. Namun demikian nama Kartini
cukup dikenal di Belanda sebagai pejuang hak-hak perempuan. Bahkan beberapa
kota Belanda memiliki nama jalan R.A . Kartini.
6. Jalan Kartini di
Belanda
Pada tanggal 21 April, Belanda tidak
memperingati hari Kartini, seperti di Indonesia. Namun demikian nama Kartini
cukup dikenal di Belanda sebagai pejuang hak-hak perempuan. Bahkan beberapa
kota Belanda memiliki nama jalan R.A . Kartini.
Utrecht
Di Utrecht Jalan RA Kartini atau Kartinistraat terletak di kawasan tenang dengan perumahan apik dan kebanyakan dihuni kalangan menengah. Jalan utama ini berbentuk 'U' yang ukurannya lebih besar dibanding jalan-jalan yang menggunakan nama tokoh perjuangan lainnya seperti Augusto Sandino, Steve Biko, Chez Geuvara, Agostinho Neto.
Di Utrecht Jalan RA Kartini atau Kartinistraat terletak di kawasan tenang dengan perumahan apik dan kebanyakan dihuni kalangan menengah. Jalan utama ini berbentuk 'U' yang ukurannya lebih besar dibanding jalan-jalan yang menggunakan nama tokoh perjuangan lainnya seperti Augusto Sandino, Steve Biko, Chez Geuvara, Agostinho Neto.
Venlo
Di Venlo Belanda Selatan, RA Kartinistraat berbentuk 'O' di kawasan Hagerhof, di sekitarnya terdapat nama-nama jalan tokoh wanita Anne Frank dan Mathilde Wibaut.
Amsterdam
Amsterdam, ibukota Belanda, juga mengabadikan nama penjuang hak-hak perempuan Jawa di abad 17 itu. Wilayah Amsterdam Zuidoost atau yang lebih dikenal dengan Bijlmer, jalan Raden Adjeng Kartini ditulis lengkap. Di sekitarnya adalah nama-nama wanita dari seluruh dunia yang punya kontribusi dalam sejarah: Rosa Luxemburg, Nilda Pinto, Isabella Richaards.
Di Venlo Belanda Selatan, RA Kartinistraat berbentuk 'O' di kawasan Hagerhof, di sekitarnya terdapat nama-nama jalan tokoh wanita Anne Frank dan Mathilde Wibaut.
Amsterdam
Amsterdam, ibukota Belanda, juga mengabadikan nama penjuang hak-hak perempuan Jawa di abad 17 itu. Wilayah Amsterdam Zuidoost atau yang lebih dikenal dengan Bijlmer, jalan Raden Adjeng Kartini ditulis lengkap. Di sekitarnya adalah nama-nama wanita dari seluruh dunia yang punya kontribusi dalam sejarah: Rosa Luxemburg, Nilda Pinto, Isabella Richaards.
Haarlem dekat Chris Soumokil
Paling menarik mengamati letak jalan Kartini di
Haarlem. Di sana jalan Kartini berdekatan dengan jalan Mohammed Hatta, Sutan
Sjahrir dan langsung tembus ke jalan Chris Soumokil presiden kedua RMS
(Republik Maluku Selatan.)
ada 1 district di Utrecht, Belanda, nama daerahnya Lombok
7. Munir Jadi Nama Jalan di Den Haag Belanda
Pemerintah Kota Den Haag, dalam pertemuan dengan Suciwati, istri Munir, kemarin menjanjikan nama Munir diabadikan sebagai nama jalan di sana.Sebelumnya tiga pejuang Indonesia, yaitu Irawan Sujono di Amsterdam, Mohammad Hatta dan Raden Ajeng Kartini di Haarlem, menjadi nama jalan di Belanda. Suciwati mengaku gembira dengan penghargaan yang diterima almarhum suaminya ini. Menurut Asvi, pemerintah seharusnya merasa malu dengan penghargaan ini. Ia mengatakan, ini merupakan tamparan keras bagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang pernah berjanji menyelesaikan kasus Munir secepatnya. Ia menambahkan, pemerintah sebaiknya secepatnya menepati janji itu. “Jangan sampai ada nama jalan dengan nama Munir di negara lain lagi, tapi kasus ini belum juga selesai,” ujarnya.

